Your Heart is in your Head ?


angel

Emosi dan Perasaan kita sangat dipengaruhi oleh keadaan hati kita bukan??? ketika hati kita penuh dengan kebencian, maka emosi yang keluar adalah emosi yang menunjukkan kebencian. Perkataan dan tindakan serta sikae akan bermuatan emosi kebencian.  kita dituntut agar menjaga hati dengan sangat waspada.

sebuah penelitian dilakukan terhadap dua orang kembar identik yang memiliki perilaku, selera dan pola pikir yang sangat mirip. penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara perilaku/kepribadian seseorang dengan aktivitas otaknya. Sebut saja kedua orang kembar tersebut dengan nama Luna dan Lena. Pada kondisi normal, keduanya berperilaku sangat mirip dan bisa dibilang memiliki selera yang sama, hampir disemua hal.

Para peneliti menyakini , bahwa perilaku dan selera mereka bisa diubah dengan memberikan beberapa”peristiwa” tertentu. Untuk membuktikan hal itu, Luna dan Lena dipisahkan. ketika mereka bangun tidur dan siap memulai aktivitas, secara terpisah mereka disuruh mendengarkan beberapa lagu. Luna diperdengarkan lagu-lagu dengan nuansa riang dan ceria,  sedangkan Lena diperdengarkan lagu-lagu dengan nuansa sedih dan tenang. Setelah mereka selesai mendengarkan lagu-lagu tersebut, kemudian mereka disuruh menonton sebuah film. Luna diperlihatkan sebuah film komedi sedangkan Lena diberikan sebuah drama yang memiliki alur cerita yang menyedihkan.

Setelah selesai menonton film, kegiatan selanjutnya adalah membaca buku. Luna dan Lena diberikan sebuah buku untuk mereka baca. Buku yang dibaca Luna berisi banyak sekali kata-kata positif, sedangkan buku yang dibaca Lena berisi banyak kata-kata negatif. Selesai membaca, mereka disuruh untuk shooping, kegiatan yang sama-sama mereka sukai. Apakah yang terjadi ?? Hari itu, Luna sangat bersemangat berbelanja, bahkan ia berbelanja lebih banyak dari biasanya. Selain itu, Luna juga lebih berani untuk berekplorasi dengan berbagai barang baru, di luar seleranya. Lalu bagaimana dengan Lena? ia hanya berbelanja sedikit sekali,  jauh lebih sedikit dari biasanya. Bahkan parahnya, ia tidak “bernapsu” untuk memasuki toko-toko yang ada.

Apa kesimpulannya? Ternyata, ketika manusia menerima rangsangan positif : musik riang, melihat kejadian menyenangkan, membaca kata-kata positif, maka otak manusia akan berproduksi hormon serotonin. Hormon inilah yang berperan untuk memberikan perasaan senang dan nyaman. Semakin nyaman hormon ini di produksi, seseorang akan menjadi lebih positif dan lebih toleran terhadap hal negatif yang menimpa dia.

Sebaliknya, ketika menerima ransangan negatif, otak manusia akan menyusutkan hormon serotonin, sehingga orang tersebut  menjadi lebih murung dan tidak nyaman. Dengan kondisi seperti ini, seseorang akan lebih mudah marah, kehilangan semangat dan menjadi tidak produktif.

Jadi, kalau kita ingin menjadi seorang pribadi yang lebih positif, bersemangat, dan tangguh menghadapi kehidupan, kita harus selalu aware dengan apa yang masuk ke dalam otak kita. Jika kita mengijinkan hal-hal negatif masuk kedalam otak kita, maka tanpa kita sadari, otak akan menyusutkan hormon serotonin dan membuat mood dan perasaan menjadi “turun”. Akibatnya bisa banyak, kita lebih mudah stress, lebih mudah tersinggung, kehilangan gairah bekerja, malas berhubungan dengan orang lain, merasakan kegelisahan tanpa sebab, cenderung berpandangan negatif, dsb.

Bagaimana kita dapat menjaga hati kita?? dengan cara menjaga apa yang masuk ke dalam otak Anda. Karena apa yang masuk ke dalam pikiran kita, itulah yang akan mempengaruhi isi hati kita. Bagaimana sesuatu masuk kedalam hati kita???? Melalui mata, telinga dan indera yang Kita miliki. Kadangkala, memang ada hal-hal yang tidak bisa kita hindari, masuk begitu saja ke dalam pikiran kita, tetapi ada juga hal-hal yang bisa kita kendalikan. Mulailah memasukkan sesuatu yang postif dan sesuai dengan Firman Tuhan kedalam pikiran kita.

Ada beberapa hal sederhana yang bisa Kita lakukan. Mulailah mendengarkan jenis-jenis musik yang riang dan berisi lirik yang postif. Hari-hari ini kita bisa  menjumpai lagu dengan lirik dengan kata-kata yang sangat negatif . Kata-kata seperti “membunuh”, “mati” dan berbagai kalimat dengan makna negatif semakin sering dipakai.  Dan celakanya, lagu-lagu ini dikemas dengan nada dan irama yang bagus dan enak didengar, sehingga banyak orang memutarnya berulang-ulang setiap hari.

Penjelasan ini juga merupakan jawaban mengapa orang gemar dengan musik keras cenderung berperilaku destruktif dan memiliki emosi yang tidak terkontrol.  Bukan hanya irama keras yang berpengaruh tidak baik pada tubuh dan otak manusia, tetapi juga kata-kata dan liriknya cenderung mengarah pada hal-hal negatif (depresi, kemarahan, pemberontakan, bunuh diri, sex bebas dsb).

“DIRIMU AKAN MENJADI SAMA SEPERTI APA YANG ENGKAU PIKIRKAN TERUS-MENERUS” by Iwan Wahyudi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s