Mengapa orang Afrika berkulit gelap?


Orang-orang berkulit gelap memiliki lebih banyak melanin di dalam darahnya daripada orang lain. Melanin adalah zat warna yang terdiri atas butir-butir warna teramat kecil yang dihasilkan oleh tubuh dan kemudian diserap oleh darah. Di seluruh darah, butir-butir kecil melanin terapung kian kemari. Kalau kulit dihadapkan ke matahari, melanin akan melesat ke dalam kulit. Kulit lalu menjadi lebih gelap dan dengan begitu kulit terlindung lebih baik terhadap terik matahari.

Pada bangsa-bangsa yang sudah selalu hidup di kawasan sangat panas dan banyak kena matahari, penangkalan terhadap matahari ini sangat diperlukan agar bisa bertahan hidup. Tertama pada bangsa Afrika, banyak sekali melanin yang bergerak dari darah ke dalam kulit, sehingga kulit mereka menjadi nyaris hitam. Lalu matahari tidak bisa lagi membakar kulit.

Warna kulit diturunkan dari orangtua kepada anak-anak. Kalau salah satu dari orangtua berkulit gelap, anak-anak mereka akan berkulit gelap pula. Tetapi, kulit menjadi gelap, kalau memang harus berkulit gelap, baru sesudah kelahiran. Anak lahir ke dunia dengan kulit yang jauh lebih cerah daripada kulitnya dikemudian hari. Anak dilahirkan, kulitnya berkenalan dengan matahari, dan melanin menyelinap dari darah ke dalam kulit. Baru sekaranglah kulitnya menjadi lebih gelap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s